bebek mandarin

Mengenal Bebek Mandarin / Mandarin Duck

Bebek Mandarin (Aix Galericulata) adalah salah satu unggas air yang juga cocok dijadikan binatang peliharaan karena memiliki warna bulu yang indah. Bebek ini merupakan spesies bebek bertengger asli dari Palearctic Timur. Bebek Cantik ini sebenarnya adalah jenis unggas yang sangat pemalu, mereka sering bersembunyi di bawah pohon willow yang menggantung dan biasanya hanya membentuk kawanan kecil.

Bebek Mandarin ini memiliki ukuran tubuh sedang dengan panjang 41-49 cm (16-19 inch) dan lebar sayap 65-75 cm (26-30 inch). Berat tubuhnya bisa mencapai 520-630g dan mampu bertahan hidup hingga 6 tahun.

Membedakan jantan dan Betina

Bebek mandarin jantan memiliki paruh berwarna merah, bentuk bulan sabit berwarna putih diatas mata serta bulu berwarna orange di pipi. Memiliki Dada berwarna ungu yang terdapat garis dua garis vertikal berwarna putih. Sedangkan betinanya biasa saja dengan kepala abu-abu, punggung coklat dan garis mata berwarna putih. Keduanya sama sama memiliki jambul, hanya saja pada jantan jambulnya ungunya terlihat lebih mencolok.

Seperti pada spesies bebek pada umumnya, jantan akan mengalami mabung setelah musim kawin, saat mabung warna bebek jantan akan mirip seperti betinanya, kita bisa membedakannya dengan melihat paruh kuning-oranye atau merahnya yang cerah, tidak ada lambang, dan garis mata yang kurang jelas.

Dulunya spesies ini banyak tersebar luas di Asia Timur, akan tetapi penangkapan besar-besaran untuk diekspor dan rusaknya habitat asli mereka menyebabkan populasinya semakin menurun.

Habitat yang mereka sukai untuk berkembang biak biasanya di tepi sungai dan danau memiliki hutan lebat. Kebanyakan mereka banyak tinggal di dataran rendah namun sebagian juga berkembang biak di lembah pada ketinggian hingga 1.500 m (4.900 kaki). Meskipun secara garis besar mereka menyukai perairan air tawar namun mereka juga sering ditemukan di lagunan dan muara pantai. Di Eropa, mereka hidup di habitat yang lebih terbuka daripada di daerah asalnya, di sekitar tepi danau, padang rumput air, dan area budidaya dengan kayu di dekatnya.

Perkembang biakan Bebek Mandarin

Di alam liar, bebek mandarin/ mandarin duck berkembang biak di daerah berhutan lebat di dekat danau dangkal, rawa-rawa atau kolam. Mereka bersarang di rongga pohon yang dekat dengan air selama musim semi, betina bertelur di rongga pohon setelah kawin. Unggas ini biasanya menghasilkan telur antara sembilan hingga dua belas telur yang dihasilkan pada bulan April atau Mei. Telur akan menetas setelah masa inkubasi sekitar 30 hari. Tak lama setelah telur bebek menetas, induk mereka akan terbang ke tanah dan mengajak anak bebek untuk melompat dari sarang. Setelah semua anak bebek keluar dari pohon, mereka akan mengikuti induknya ke perairan terdekat.

Makanan Bebek Mandarin

Di habitat aslinya mereka memakan tumbuhan, biji-bijian, serta siput, ikan kecil dan serangga, cacing, katak kecil daan lain-lain untuk dietnya. Sedangkan di penangkaran mereka bisa diberikan jagung pecah, biji-bijian, pellet ternak, sayuran hijau dan kulit kerang.

Ancaman Bebek Mandarin

Hewan pemangsa atau predator bebek mandarin bermacam-macam, mulai dari anjing, rakun, kuskus, berang berang, burung hantu, elang dan ular lumpur. Tapi yang paling mengganggu ekosistem mereka adalah pemburu.

Jika anda tertarik untuk mengoleksi bebek mandarin sebagai hewan peliharaan Anda, anda bisa memesan kepada kami, cukup dengan cara klik logo Whatsapp di pojok kanan bawah halaman ini.

__Posted on
July 29, 2020
__Categories
Burung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *