burung gould amadine atau Gouldian Finch

Mengenal Gouldian Finch atau Gould Amadine

Gould Amadine atau gouldian finch adalah burung finch tercantik dari Australia. Burung ini memiliki perpaduan warna yang cukup banyak dan indah, oleh karena itu burung yang memiliki nama ilmiah Erythrura gouldiae ini sering juga disebut Painted Finches, Purple-breasted Finches, Rainbow Finches, Gould’s Finches dan juga Lady Gouldian Finches.

Finch warna warni ini memiliki ukuran tubuh 4,7 – 5,9 inci atau setara (12 – 15 cm) (termasuk ekor) dan memiliki berat sekitar 0,49 – 0,53 ons (14 – 15 g). Burung ini biasa bertelur antara 4 hingga 8 butir telur, Induk jantan dan betina akan mengerami telurnya bergantian hingga saatnya menetas. Waktu pengeraman biasanya aberkisar antara 19 hingga 23 hari.

Gouldian Finch dideskripsikan untuk ilmu pengetahuan pertama kali pada tahun 1844 oleh seniman burung dari Inggris yang bernama John Gould, nama itu dipersembahkan untuk istrinya.

Gould Amadine mencapai kematangan reproduksi atau siap untuk berkembang biak sebelum umur satu tahun. Di alam liar mereka dapat bertahan hidup hingga 5 tahun. Akan tetapi di penangkaran dengan perawatan yang baik dan pemberian nutrisi yang maksimal mereka dapat bertahan hidup hingga 9 tahun.

Finch yang indah ini berasal dari Australia utara dan menurut catatan memiliki penyebaran hingga Semenanjung Cape York melalui barat laut Queensland dan Wilayah Utara hingga wilayah Kimberley Australia Barat. Gould amadine merupakan burung nomaden dalam area yang relatif kecil sekitar 40km mereka akan bergerak atau berpindah ketika ketersediaan makanan dan air mulai menipis.

Di alam liar Gouldian finch ini bergerombol dalam sebuah kawanan yang mungkin bertujuan untuk melindungi diri dari predator. Mereka berkoloni antara 1000 hingga 2000 ekor. Dimusim kemarau mereka akan berpindah pindah ketempat yang memiliki ketersediaan makanan dan air yang banyak.

Burung ini cukup populer di kalangan penangkar burung hias. Akan tetapi di habitat aslinya populasinya sudah semakin menurun, bahkan mungkin sudah kurang dari 2500 ekor saja.

Burung jantan dan betina sama sama memiliki warna bulu berwarna warni hitam, kuning, hijau merah dan lainnya. Memiliki warna kepala merah, hitam dan kuning, awalnya banyak yang mengira bahwa mereka adalah tiga jenis finch yang berbeda, akan tetapi ternyata mereka hanyalah varian warna dalam finch. Selektif breeding juga akan menghasilkan mutasi warna (biru, kuning dan perak, selain punggung hijau) dalam warna tubuh dan dada.

Meskipun sama sama memiliki bulu yang berwarna warni, akan tetapi Gould amadine termasuk burung dimorphic yaitu antara spesies jantan dan betina dapat dibedakan dari penampilan fisiknya.

Burung jantan cenderung memiliki warna yang lebih tajam sedangkan warna bulu betinanya cenderung kurang cerah dibandingkan dengan jantannya. Satu perbedaan utama antara kedua jenis kelamin adalah jantannya memiliki dada berwarna ungu, sedangkan betinanya berwarna lembayung muda. Selain itu dari ukuran tubuhnya juga sedikit berbeda Gould amadine betina cenderung memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibanding Jantannya. Ketika menginjak dewasa dan siap berkembang biak, paruhnya akan berubah warna kemerahan, oranye atau kehitaman.

Diet atau Makanan Gould Amadine

Seperti halnya pada burung finch jenis lainnya Gouldian Finch juga merupakan burung pemakan biji-bijian. Dihabitat aslinya Selama musim kawin mereka memakan biji rumput yang telah matang dan setengah matang, sedangkan dimusim kemarau mereka suka mencari biji-bijian yang jatuh di tanah.

Disaat musim penghujan, benih rumput Spinifex merupakan bahan makanan yang cukup penting dari makanan mereka. Sejauh ini Pipit pelangi ini telah tercatat mengonsumsi 6 spesies benih rumput yang berbeda.

Makanan berkualitas baik wajib kita sediakan jika ingin ternak gould amadine kita menghasilkan materi yang bagus dan berkualitas. Makanan berkualitas baik, makanan lunak, air minum yang bersih, tulang sotong dan vitamin harus selalu tersedia agar mereka tetap sehat. Varietas yang memiliki warna punggung biru kehitaman tidak dapat menghasilkan vitamin A sendiri sehingga tambahan vitamin dalam bentuk makanan lunak sangat dibutuhkan.

__Posted on
April 21, 2020
__Categories
Artikel, Burung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *