siamese fireback pheasant

Mengenal Siamese Fireback Pheasant

Ayam Pheasant jenis Siamese Fireback Pheasant (Lophura diardi) merupakan ayam pheasant berukuran besar yang berasal dari Asia Tenggara penyebarannya hingga Kamboja, Laos, Thailand dan Vietnam. Ayam pheasant jantan ini cukup unik karena memiliki tanda berupa lambang sepanjang sekitar 9 centimeter menyerupai kuncir, yang akan menjadi tegak ketika burung bersemangat.

Ciri Ciri Siamese Fireback Pheasant

Jantan

Pheasant Jantan ini memiliki ciri wajah berwarna merah menyala, sedangkan pada bagian tenggorokan, serta paha belakang berwarna hitam. Pada bagian dada, leher, dan punggung berwarna abu-abu dengan vermikulasi yang sangat halus.

Pada punggung bagian tengah terdapat warna kuning keemasan cerak (itulah kenapa dinamakan fireback). Memiliki paruh berwarna kuning sedangkan bagian kaki berwarna merah. Ekornya panjang dan melengkung dengan kilau hitam metalik, biru dan hijau. Sayapnya berwarna abu-abu dengan garis-garis hitam serta putih; sedangkan pada bagian perut dan bagian bawah berwarna hitam.

Betina

Tidak seperti warna pada macam macam ayam pheasant lainnya yang cenderung tidak banyak warna, fireback pheasant betina justru bulunya lebih berwarna warni. Oleh karena itu betina pheasant jenis ini lebih menarik dibandingkan jenis lain. Ia tidak memiliki lambang, pialnya juga memiliki ukuran sedikit lebih kecil dibandingkan pada jantannya akan tetapi warnanya sama cerahnya seperti pada jantan. Kepala, tenggorokan, dagu, dan leher berwarna coklat keabu-abuan; punggung atas dan dada atas berwarna cokelat terang. Punggung bagian bawah, sayap, serta ekor siamese fireback pheasant betina berwarna cokelat, vermikulasi dengan putih dan hitam. Paruhnya berwarna abu-abu gelap sedangkan pada bagian kakinya berwarna merah.

Penyebaran Siamese Fireback Pheasant

Pheasant yang satu ini merupakan endemik Asia Tenggara, menyebar didataran rendah hingga pada ketinggian 800 mdpl Kamboja, Laos, Thailand, dan Vietnam di Asia Tenggara. Mereka biasa hidup di hutan cemara yang lebat, hutan bambu, hutan semi hijau dan semak belukar. Spesies pheasant ini juga dinobatkan sebagai burung Nasional Thailand.

Kandang Terbaik Untuk Siamese Fireback Pheasant

Jika anda ingin memelihara ayam hias jenis ini. Anda perlu mempersiapkan lahan yang luas, karena unggas ini lebih cocok dipelihara di kandang yang luas dengan banyak naungan.

Pengembangbiakan Siamese Fireback Pheasant

Siamese Jantan akan subur pada tahun ketiga, namun tak jarang juga yang telah berproduksi pada tahun kedua. Ditahun pertama biasanya jantan sudah akan mencapai bulu dewasa, hanya saja ekornya berukuran lebih kecil dibandingkan pada dewasa. Karena biasanya taji/jalunya cukup panjang, sebaiknya anda memotongnya agar dia tetap aman dan tidak membuat betinanya cedera saat berkembang biak nantinya.

Sarang Siamese Fireback Pheasant

Merek suka memilih tempat yang ditumbuhi vegetasi yang lebat untuk membuat sarang, mereka akan mengeruk tanah dangkal tanpa dipagari sebagai sarang mereka. Betina biasanya bertelur sekitar empat hingga delapan butir telur berwarna putih mengkilap. Mereka biasanya memulai bertelur sekitar bulan November. Induk mereka biasanya akan mengerami selama masa inkubasi 24 hingga 25 hari.

Diet/ Makanan Siamese Fireback Pheasant

Mereka suka memakan biji-bijian dan benih tanaman, juga serangga dan beberapa hewan invertebrata sebagai asupan protein mereka. Di penangkaran mereka bisa diberikan makanan pabrikan sama seperti makanan pada ayam pheasant jenis lainnya. Kita juga bisa memberikan makanan tambahan berupa sayuran, cacing, ulat hongkong atau jangkrik. Sesekali bisa juga diberikan jagung muda, akan tetapi sebaiknya tidak berlebihan. Jangan lupa untuk selalu memberikan air segar untuk kebutuhan minuman mereka.

Jika anda tertarik untuk memiliki ayam hias eksotis ini, kami juga jual siamese fireback pheasant. Jangan sungkan untuk klik tombol Whatsap yang ada di kanan bawah halaman website ini

__Posted on
July 28, 2020
__Categories
Ayam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *